Rutin berolahraga dapat menurunkan risiko stroke hingga 25%–30% dengan cara memperbaiki sirkulasi darah, mengontrol tekanan darah, menjaga berat badan, serta menurunkan kadar kolesterol jahat.

Usia 40–50 tahun ke atas disarankan beralih ke olahraga low-impact seperti berenang, jalan kaki, atau sepeda statis guna menghindari tekanan berlebih pada sendi dan jantung.

Jenis Aktivitas Fisik untuk Pencegahan Stroke

* Aerobik intensitas sedang: Berjalan cepat, berlari ringan, bersepeda, atau berenang dilakukan 3–5 kali seminggu.
* Aktivitas harian ringan: Memperbanyak jalan kaki, memilih menggunakan tangga daripada lift, atau melakukan peregangan.
* Manfaat olahraga: Membantu mengontrol tekanan darah, menjaga kadar kolesterol, mengatur gula darah, dan menurunkan berat badan ideal.